SLEMAN - Rusaknya sawah di Sleman diduga sebagai landasan pesawat UFO. Warga mengaku malam sebelum ditemukan, di sekitar sawah terdengar suara gemuruh angin.
“Kalau memang itu angin biasa, maka yang rusak adalah semua sawah. Namun ini hanya sebagian saja,” tutur Haryoko, salah seorang warga sekitar Krasak, Sleman, Yogyakarta, Senin (24/1/2011).
Yang membuat aneh, tambah lulusan teknik sipil ini, bentuk tanah yang amblas sangat terpola.
“Ada pola melingkar, garis, berbentuk simetris jadai sangat terpola. Tapi kalau dia (UFO) mendarat dari atas sangat tidak mungkin, karena ada kabel dan pasti akan roboh,” tuturnya.
Hingga saat ini, ratusan orang sudah berada di lokasi dugaan pendaratan UFO. Dengan menggunak
an kamera dan telepon genggam, warga mengabadikan gambar tersebut.
Sementara itu belasan polisi tengah berjaga di lokasi. Mereka membentangkan garis polisi untuk membatasai warga dengan lokasi pendaratan UFO itu.
Selasa, 05 April 2011
Rafael Benitez Beri Spurs Tips Sukses Kalahkan Real
Juru racik strategi asal Spanyol yang sedang menganggur Rafael Benitez tak mau ketinggalan memberikan pandangannya untuk babak 8 besar Liga Champions yang sedang panas ini.
Mantan pelatih Liverpool dan Inter tersebut menjadi kolumnis bagi media Inggris, The Daily Mail. Dan dalam kupasannya ia memberikan tips-tips sukses bagi Spurs yang akan bertandang ke Bernabeu.
"Satu hal utama yang harus dicamkan Spurs saat mereka bermain melawan Madrid hari Rabu nanti adalah, berpikir nothing to lose," tulis Rafa.
"Mereka memang tim kuda hitam yang besar namun ketika nanti di Madrid, mereka harus mengambil kesempatan yang ada, tak perlu gentar,"
"Kuncinya ada pada sisi lapangan mereka harus bermain melebar, Spurs bisa memanfaatkan celah yang ada apabila Sergio Ramos ataupun Marcelo ikut menyerang, di sanalah momen Spurs untuk memukul balik,"
"Mereka harus memanfaatkan akselerasi Bale dan Lennon di sektor sayap untuk menekan Madrid. Sesekali tusukan Modric dan Van der Vaart dari tengah juga bakal berguna,"
"Crouch sudah pasti akan diantisipasi Madrid karena kemampuan bola-bola atasnya. Mereka sudah pasti tidak ingin pemain setinggi dirinya bebas berada di kotak penalti mereka."
"Atmosfir Bernabeu akan mempengaruhi mental tim, Madridista akan sanggup mengalahkan pikiran para pemain lawan bahkan sebelum laga dimulai, ini mirip Anfield,"
"Tim seperti Madrid adalah tim yang harus memenangi 2 gelar setiap musimnya, dan dua tahun terakhir mereka malah tak sanggup meraih satu gelar pun,"
"Tuntutan harus menang jadi sudah pasti menjadi milik mereka. Ketika mereka tak berhati-hati Spurs bisa memanfaatkan celah dari kesalahan tersebut," tutup salah satu rival Jose Mourinho tersebut.
Mantan pelatih Liverpool dan Inter tersebut menjadi kolumnis bagi media Inggris, The Daily Mail. Dan dalam kupasannya ia memberikan tips-tips sukses bagi Spurs yang akan bertandang ke Bernabeu.
"Satu hal utama yang harus dicamkan Spurs saat mereka bermain melawan Madrid hari Rabu nanti adalah, berpikir nothing to lose," tulis Rafa."Mereka memang tim kuda hitam yang besar namun ketika nanti di Madrid, mereka harus mengambil kesempatan yang ada, tak perlu gentar,"
"Kuncinya ada pada sisi lapangan mereka harus bermain melebar, Spurs bisa memanfaatkan celah yang ada apabila Sergio Ramos ataupun Marcelo ikut menyerang, di sanalah momen Spurs untuk memukul balik,"
"Mereka harus memanfaatkan akselerasi Bale dan Lennon di sektor sayap untuk menekan Madrid. Sesekali tusukan Modric dan Van der Vaart dari tengah juga bakal berguna,"
"Crouch sudah pasti akan diantisipasi Madrid karena kemampuan bola-bola atasnya. Mereka sudah pasti tidak ingin pemain setinggi dirinya bebas berada di kotak penalti mereka."
"Atmosfir Bernabeu akan mempengaruhi mental tim, Madridista akan sanggup mengalahkan pikiran para pemain lawan bahkan sebelum laga dimulai, ini mirip Anfield,"
"Tim seperti Madrid adalah tim yang harus memenangi 2 gelar setiap musimnya, dan dua tahun terakhir mereka malah tak sanggup meraih satu gelar pun,"
"Tuntutan harus menang jadi sudah pasti menjadi milik mereka. Ketika mereka tak berhati-hati Spurs bisa memanfaatkan celah dari kesalahan tersebut," tutup salah satu rival Jose Mourinho tersebut.
Redknapp: Harga Bale Setara CR7
Manajer Tottenham, Harry Redknapp mengatakan jika butuh uang besar - bahkan setara dengan bandrol Cristiano Ronaldo sebesar 80 juta pound, untuk menggiring bintangnya, Gareth Bale meninggalkan White Hart Lane.
Kedua bintang sensasional itu bakal saling bentrok tengah pekan ini setelah mereka dinyatakan fit untuk turun pada leg pertama partai perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu.
Dan Redknapp menegaskan jika Spurs harus mempertahankan aset mereka - termasuk Bale, jika mereka ingin membangun sebuah prestasi.
"Sekali Anda menjual pemain penting, maka itu merupakan sinyalemen buruk," kata Redknapp.
"Manchester United menjual Ronaldo namun mereka mendapat tawaran sebesar 80 juta pound, jadi pada akhirnya itu bisnis yang bagus. Namun kami tak akan menjual pemain seperti Gareth Bale sekarang, di saat kami mencoba membangun sebuah klub."
"Nilainya harus sebesar itu. Itu akan menjadi nilai yang luar biasa jika jika Anda memang berniat menjualnya. Namun bagaimana Anda bisa menggantikan pemain seperti itu, saat Anda mulai menjual aset penting Anda - seperti yang saya hadapi semasa di West Ham."
"Kami membiarkan Rio Ferdinand dan Frank Lampard pergi, kemudian Joe Cole dan lainnya mengikuti," terang Redknapp.
"Jika Anda ingin membangun sebuah klub, Anda tak bisa menjual Gareth, kemudian Luka Modric ingin pergi dan juga pemain lainnya. Maka Anda akan berakhir di posisi mana Tottenham berada empat atau lima tahun belakangan, finis di papan tengah klasemen tiap musim."
Bale sendiri mengisyaratkan keinginannya bermain di luar Inggris, namun Redknapp membantah hal itu sebagai pertanda jika winger asal Wales berusia 20 tahun itu akan hengkang dalam waktu dekat.
"Pada hari di mana Gareth Bale datang dan mengatakan jika ia ingin pergi, atau agennya mengatakan jika ia ingin pergi, maka tak ada yang bisa Anda lakukan. Tapi saya tak melihat hal itu terjadi. Ia punya kontrak dan mungkin ia tak ingin terdengar tak punya ambisi."
"Jika orang bertanya padanya apakah ia ingin bermain untuk salah satu klub papan atas Eropa suatu saat nanti, saya yakin ia menginginkannya. Tapi saya tak merasa jika ia siap melakukannya. Ia perlu bermain beberapa tahun lagi di 'rumahnya'," pungkas Redknapp
Kedua bintang sensasional itu bakal saling bentrok tengah pekan ini setelah mereka dinyatakan fit untuk turun pada leg pertama partai perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu.Dan Redknapp menegaskan jika Spurs harus mempertahankan aset mereka - termasuk Bale, jika mereka ingin membangun sebuah prestasi.
"Sekali Anda menjual pemain penting, maka itu merupakan sinyalemen buruk," kata Redknapp.
"Manchester United menjual Ronaldo namun mereka mendapat tawaran sebesar 80 juta pound, jadi pada akhirnya itu bisnis yang bagus. Namun kami tak akan menjual pemain seperti Gareth Bale sekarang, di saat kami mencoba membangun sebuah klub."
"Nilainya harus sebesar itu. Itu akan menjadi nilai yang luar biasa jika jika Anda memang berniat menjualnya. Namun bagaimana Anda bisa menggantikan pemain seperti itu, saat Anda mulai menjual aset penting Anda - seperti yang saya hadapi semasa di West Ham."
"Kami membiarkan Rio Ferdinand dan Frank Lampard pergi, kemudian Joe Cole dan lainnya mengikuti," terang Redknapp.
"Jika Anda ingin membangun sebuah klub, Anda tak bisa menjual Gareth, kemudian Luka Modric ingin pergi dan juga pemain lainnya. Maka Anda akan berakhir di posisi mana Tottenham berada empat atau lima tahun belakangan, finis di papan tengah klasemen tiap musim."
Bale sendiri mengisyaratkan keinginannya bermain di luar Inggris, namun Redknapp membantah hal itu sebagai pertanda jika winger asal Wales berusia 20 tahun itu akan hengkang dalam waktu dekat.
"Pada hari di mana Gareth Bale datang dan mengatakan jika ia ingin pergi, atau agennya mengatakan jika ia ingin pergi, maka tak ada yang bisa Anda lakukan. Tapi saya tak melihat hal itu terjadi. Ia punya kontrak dan mungkin ia tak ingin terdengar tak punya ambisi."
"Jika orang bertanya padanya apakah ia ingin bermain untuk salah satu klub papan atas Eropa suatu saat nanti, saya yakin ia menginginkannya. Tapi saya tak merasa jika ia siap melakukannya. Ia perlu bermain beberapa tahun lagi di 'rumahnya'," pungkas Redknapp
Mourinho: Real Wajib Memenangkan Liga Champions
- Sporting Gijon memberikan pelajaran berharga bagi tim berkilau bintang, Real Madrid. Tim yang sedang berjuang lolos dari zona degradasi ini memberikan Real kekalahan pertama di kandang mereka musim ini. Kekalahan Real juga menghentikan rekor cemerlang sang pelatih, Jose Mourinho yang selama 9 tahun selama karir kepelatihannya tidak pernah menderita kekalahan di kandang tim yang dilatihnya.
Dan sekali lagi, akibat kekalahan Real tersebut, Mourinho akhirnya mengakui bahwa gelar La Liga sudah hampir bisa dipastikan menjadi milik rivalnya, Barcelona yang kini bertengger di puncak klasemen dengan berselisih 8 poin dari Real di posisi runner up.
"Setelah kekalahan dari Sporting Gijon, maka akan sangat sulit bagi kami untuk bisa memenangkan gelar La Liga. Oleh karenanya kami wajib memenangi Liga Champions," ucap Mourinho.
"Mustahil kami gagal di babak ini, babak perempat final," Mou menegaskan.
"Kami mengakhiri laga melawan Sporting dengan perasaan yang sangat tidak nyaman, tetapi kini kami memiliki kesempatan untuk mengubah situasi yang ada. Kami akan fokus pada laga melawan Tottenham," Mou menegaskan.
"Orang-orang berpendapat bahwa Madrid menjadi favorit di pertandingan nanti, tetapi kami tidak boleh meremehkan siapapun musuh kami di perempat final. Tottenham adalah musuh yang tangguh, tetapi jika kami tidak bisa mengalahkan Spurs dan lolos ke babak selanjutnya, maka hal itu akan menjadi bencana."
Banyak pecinta bola yang menantikan El Clasico di semifinal Liga Champions. Namun hal itu bisa terwujud jika Real mampu mengatasi hadangan Spurs dan Barcelona bisa mengalahkan Shakhtar Donetsk.
Real Madrid dan Barcelona ibarat rival abadi musim ini, di kompetisi domestik kedua raksasa Spanyol ini berebut tahta La Liga, belum lagi keduanya akan bertemu di final Copa Del Rey.
Dan sekali lagi, akibat kekalahan Real tersebut, Mourinho akhirnya mengakui bahwa gelar La Liga sudah hampir bisa dipastikan menjadi milik rivalnya, Barcelona yang kini bertengger di puncak klasemen dengan berselisih 8 poin dari Real di posisi runner up.
"Setelah kekalahan dari Sporting Gijon, maka akan sangat sulit bagi kami untuk bisa memenangkan gelar La Liga. Oleh karenanya kami wajib memenangi Liga Champions," ucap Mourinho.
"Mustahil kami gagal di babak ini, babak perempat final," Mou menegaskan.
"Kami mengakhiri laga melawan Sporting dengan perasaan yang sangat tidak nyaman, tetapi kini kami memiliki kesempatan untuk mengubah situasi yang ada. Kami akan fokus pada laga melawan Tottenham," Mou menegaskan.
"Orang-orang berpendapat bahwa Madrid menjadi favorit di pertandingan nanti, tetapi kami tidak boleh meremehkan siapapun musuh kami di perempat final. Tottenham adalah musuh yang tangguh, tetapi jika kami tidak bisa mengalahkan Spurs dan lolos ke babak selanjutnya, maka hal itu akan menjadi bencana."
Banyak pecinta bola yang menantikan El Clasico di semifinal Liga Champions. Namun hal itu bisa terwujud jika Real mampu mengatasi hadangan Spurs dan Barcelona bisa mengalahkan Shakhtar Donetsk.
Real Madrid dan Barcelona ibarat rival abadi musim ini, di kompetisi domestik kedua raksasa Spanyol ini berebut tahta La Liga, belum lagi keduanya akan bertemu di final Copa Del Rey.
Langganan:
Postingan (Atom)